pentingnya git buat software developer

git adalah salah satu jenis dari VCS (version control system) dengan git kita bisa mempunyai beberapa versi kode dari aplikasi yang sedang kita buat, semacam checkpoint kalau di game. misalnya ketika kita mau nyoba iseng-iseng melakukan sesuatu namun takut error kalau di git kita bisa mengesave versi awal tadi nanti kalau udah terlanjur error kita bisa kembali lagi ke versi yang awal sebelum error di git bisa dilakukan, tapi terserah teman-teman mau dibikin berapa versi dari projek nya, selain itu sangat mudah ketika bekerja dalam tim, misalnya si A mengerjakan fungsi yang ini, Si B mengerjakan fungsi yang itu nanti kalau dua-duanya sudah selesai bisa kita gabungkan menjadi satu kode yang utuh, nah itu dua kegunaan dari Version Control System ini dan git adalah satu jenis dari VCS. 


kita bisa kembali ke kode yang terakhir kita commit, commit adalah salah satu istilah di git ada beberapa istilah dalam git salah satu nya adalah commit, status, add, branch, dll. git bersifat free dan opensource dapat anda unduh di https://git-scm.com disana anda dapat melihat dokumntasi dll. setelah anda download tambahkan dulu PATH nya jika di windows, kemudian buka command line dan ketikan perintah git --verion untuk melihat versi dari git yang terinstall, jika keluar versinya berarti kita telah berhasil menginstall git nya

Cara memulai menggunakan git pada projek aplikasi kita

ketikan perintah git init, git init adalah perintah untuk menginisialisasi/ memulai git pada repo kita


  • git status adalah untuk mentracking apa saja yang udah kita lakukan/rubah, git ini mengawasi seluruh aktivitas pada folder kita, dia bakal ngasih tau dimana ada penambahan / pengurangan line pada kode kita, kita benar-benar bisa ngetrack file-file / folder-folder kita didalamnya
  • git add adalah perintah untuk menambahkan perubahan yang udah kita lakukan dan siap siap untuk di commit
  • git diff adalah untuk melihat status git kita apakah kita udah melakukan perubahan/belum
  • git commit adalah perintah untuk menyimpan perubahan yang kita lakukan, perintahnya git commit -m "untuk memasukan pesan", -m adalah perintah untuk memsukan pesan waktu kita melakukan kommit
  • git log adalah perintah untuk melihat daftar commit kita
  • git log --oneline perintah untuk melihat daftar commit dalam satu baris
  • git checkout adalah perintah untuk kembali pada perubahan terakhir yang kita commit
  • git branch adalah perintah untuk melihat cabang dari vcs kita, cabang default dari git adalah branch master, branch adalah wadah dari commit-commit kita semacam folder nya didalamnya ada log-log commitan kita
  • git reset adalah perintah untuk berpindah ke log lain dan menghapus log-log diatasnya, git reset ada tiga yaitu soft, hard dan mixed
  • git merge adalah perintah untuk menggabungkan beberapa branch menjadi satu
  • jika ada konflik maka kita harus merubahnya secara manual, misalnya kita bekerja pada cabang yang berbeda dan kita sama-sama mengerjakan perubahan pada log pertama dua-duanya setelah kita merge akan ada konflik


perbedaan antara git dengan github

kalau git adalah VCS nya sedangkan github adalah tempat untuk ngehosting VCS nya

dengan git kita jadi mudah mengatur kode kita, kita juga dimudahkan ketika bekerja dalam tim, ok sekianlah pembahasan kita kali ini tentang git semoga bermanfaat

Membuat RESTful API CRUD sederhana dengan PHP

selamat siang kali ini kita akan membuat RESTful API CRUD sederhana dengan PHP

Apa itu API? 

API(Aplication Programming Interface) adalah sebuah web service yang berguna untuk menjembatani aplikasi dengan database, API tidak tergantung pada bahasa pemrograman tertentu, dengan API kita bisa berkomunikasi dengan aplikasi yang berbeda pemrogramanya, Misalnya Aplikasi A menggunakan bahasa PHP dan Aplikasi B menggunakan bahasa Java kita bisa mengakses informasi informasi aplikasi A untuk ditampilkan di aplikasi B dengan bantuan API, jadi kita tidak harus tau dulu database nya apa struktur table nya bagaimana tinggal menggunakan API yang sudah disediakan oleh developer pembuat API di Aplikasi itu. untuk menggunakan API kita harus melihat dulu dokumentasi dari si pembuat API nya, kita tidak bisa berkreatif membuat cara sendiri jadi misalnya untuk mengakses data apa saja yang dapat diakses bagaimana cara mengaksesnya, apakah bersifat publik atau harus menggunakan token semua tergantung si pembuat API nya jadi kita harus membaca dulu dokumentasinya. format yang dipakai biasanya berbentuk XML atau JSON tetapi yang paling sering kita temui berbentuk JSON (Javascript Object Notation). contoh API yang biasa dipakai untuk login adalah facebook misalnya pada situs stackoverflow kita bisa login lewat facebook atau google, API ini tidak tergantung pada satu bahasa pemrograman misalnya facebook menggunakan bahasa PHP dan stackoverflow menggunakan javascript bisa terhubung dan untuk databasenya stackoverflow tidak harus mempunyai database yang sama digunakan oleh facebook. metode yang biasa digunakan dalam API ini biasanya GET, POST, PUT, PATCH, DELETE dll

Jenis-Jenis API

API ada dua jenis yaitu SOAP dan REST tetapi yang paling populer adalah REST API

Softwre untuk membuat API 

untuk membuat API yang anda perlukan hanya text editor, browser, plugin JSON viewer untuk melihat tampilan JSON agar lebih mudah dibaca, POSTMAN untuk mengetest API nya

Buat dulu database nya seperti ini:

-- phpMyAdmin SQL Dump

-- version 4.5.1

-- http://www.phpmyadmin.net

--

-- Host: 127.0.0.1

-- Generation Time: 23 Okt 2018 pada 13.23

-- Versi Server: 10.1.16-MariaDB

-- PHP Version: 5.6.24



SET SQL_MODE = "NO_AUTO_VALUE_ON_ZERO";

SET time_zone = "+00:00";





/*!40101 SET @OLD_CHARACTER_SET_CLIENT=@@CHARACTER_SET_CLIENT */;

/*!40101 SET @OLD_CHARACTER_SET_RESULTS=@@CHARACTER_SET_RESULTS */;

/*!40101 SET @OLD_COLLATION_CONNECTION=@@COLLATION_CONNECTION */;

/*!40101 SET NAMES utf8mb4 */;



--

-- Database: `cruds`

--



-- --------------------------------------------------------



--

-- Struktur dari tabel `mahasiswa`

--



CREATE TABLE `mahasiswa` (

  `npm` varchar(10) NOT NULL,

  `nama` varchar(100) NOT NULL,

  `prodi` varchar(50) NOT NULL,

  `fakultas` varchar(50) NOT NULL

) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;



--

-- Dumping data untuk tabel `mahasiswa`

--



INSERT INTO `mahasiswa` (`npm`, `nama`, `prodi`, `fakultas`) VALUES

('000000', 'zero', 'zero prodi', 'zero fakultas'),

('1100001110', 'Dhani', 'Kedokteran', 'Dokter'),

('1111', 'iwan setiawan', 'teknik otomotif', 'teknik '),

('1201110012', 'Indra', 'Sistem Informasi', 'Teknik'),

('12346545', 'Ahmad Fauzila', 'kehutanan', 'ilmu kehutanan'),

('1500110001', 'Jhon', 'Teknik Informatika', 'Teknik'),

('2222', 'Dudi', 'Teknik sipil', 'teknik'),

('88888', 'Delapan Enam', 'Delapan 999', 'Densus 88');



--

-- Indexes for dumped tables

--



--

-- Indexes for table `mahasiswa`

--

ALTER TABLE `mahasiswa`

  ADD PRIMARY KEY (`npm`);



/*!40101 SET CHARACTER_SET_CLIENT=@OLD_CHARACTER_SET_CLIENT */;

/*!40101 SET CHARACTER_SET_RESULTS=@OLD_CHARACTER_SET_RESULTS */;

/*!40101 SET COLLATION_CONNECTION=@OLD_COLLATION_CONNECTION */;
?>


Langkah Pertama membuat koneksi ke database



define('HOSTNAME','localhost');

define('USERNAME','root');

define('PASSWORD','');

define('DB_NAME','cruds');



$koneksi = new mysqli(HOSTNAME, USERNAME, PASSWORD, DB_NAME) or die (mysqli_errno());



?>


selanjutnya kita akan membuat CREAT



include_once('connection.php');



$npm = addslashes(htmlentities($_POST['npm']));

$nama = addslashes(htmlentities($_POST['nama']));

$prodi = addslashes(htmlentities($_POST['prodi']));

$fakultas = addslashes(htmlentities($_POST['fakultas']));



$insert = "INSERT INTO mahasiswa(npm,nama,prodi,fakultas) VALUES ('$npm','$nama','$prodi','$fakultas')";



$exeinsert = mysqli_query($koneksi,$insert);



$response = array();



if($exeinsert)

{

  $response['code'] =1;

  $response['message'] = "Success! Data Inserted";

}else{

  $response['code'] =0;

  $response['message'] = "Failed! Data Not Inserted";

}



echo json_encode($response);

?>



untuk mengetest nya bisa menggunakan POSTMAN atau melalui browser tetapi kalau melalui browser agak ribet karena harus memasukan url yang panjang

Kemudian kita akan membuat VIEW yaitu API untuk menampilkan data dari program CRUD nya


include_once('connection.php');
$query = "SELECT * FROM mahasiswa";
$result = mysqli_query($koneksi,$query);
$array_data = array();
while($baris = mysqli_fetch_assoc($result))
{
  $array_data[]=$baris;
}

echo json_encode($array_data);
?>



selanjutnya untuk UPDATE seperti dibawah


require_once('connection.php');

$npm = addslashes(htmlentities($_POST['npm']));

$nama = addslashes(htmlentities($_POST['nama']));
$prodi = addslashes(htmlentities($_POST['prodi']));
$fakultas = addslashes(htmlentities($_POST['fakultas']));

$getdata = mysqli_query($koneksi,"SELECT * FROM mahasiswa WHERE npm='$npm'");
$rows = mysqli_num_rows($getdata);

$update = "UPDATE mahasiswa SET nama='$nama',prodi='$prodi',fakultas='$fakultas' WHERE npm='$npm'";
$exequery = mysqli_query($koneksi,$update);

$respose = array();

if($rows > 0)
{
  if($exequery)
  {
    $respose['code'] = 1;
    $respose['message'] = "Updated Success";
  }else{
    $respose['code'] = 0;
    $respose['message'] = "Updated Failed";
  }
}else{
  $respose['code'] = 0;
  $respose['message'] = "Updated Failed, Not data selected";
}
echo json_encode($respose);
?>


terakhir untuk DELETE seperti berikut:



include_once('connection.php');

$npm = addslashes(htmlentities($_POST['npm']));
$getdata = mysqli_query($koneksi,"SELECT * FROM mahasiswa WHERE npm = '$npm'");
$rows = mysqli_num_rows($getdata);

$delete = "DELETE FROM mahasiswa WHERE npm = '$npm'";
$exedelete = mysqli_query($koneksi,$delete);

$respose = array();
if($rows > 0)
{
  if ($exedelete) {
    $respose['code'] = 1;
    $respose['message'] = "Deleted Success";
  }else{
    $respose['code'] = 0;
    $respose['message'] = "Failed to Delete";
  }
}else{
  $respose['code'] = 0;
  $respose['message'] = "Failed to Delete, data Not Found";
}


echo json_encode($respose);
?>



selesai sudah sudah API CRUD nya Create Read Update Delete sudah lengkap

untuk menyembunyikan susunan file pada folder kita bisa menggunakan .htaccess isinya hanya seperti ini Options -Indexes karena kita tidak memiliki file index jadi file-file yang ada dalam folder kita akan ditampilkan semua kalau API nya sudah kita rilis atau diupload ke server akan sangat berbahaya karena hacker akan mudah melihat susunan file kita selain dengan htaccess kita juga bisa membuat file index yang isi nya access denied misalnya


Cara Menampilkan Jam dengan PHP dan AJAX

Menampilkan Jam di browser dengan PHP yang auto update setiap detik ditampilkan bisa dibuat dengan memanfaatkan AJAX (Assincronus Javascript and XML). Logikanya kita buat dulu kode PHP untuk menampilkan Jam dari komputer kita, kemudian kita buat file baru yang berisi AJAX auto update dengan waktu satu detik. Jadi Perogram AJAX akan me-load fungsi PHP yang bertugas menampilkan Jam dari komputer kita tiap satu detik sekali, Karena di load tiap satu detik sekali maka tiap kali Jam berganti detik akan ditampilkan.
Ok langsung kita praktekan pertama buat dulu folder ajax di htdoc jika kalian menggunakan xampp atau di folder www jika anda menggunakan wamp lalu buat file jam.php isinya seperti berikut :

<?php
header('Access-Control-Allow-Origin: *');
date_default_timezone_set("Asia/Jakarta");  // untuk mengubah zona waktu
$arrDay = array("Minggu", "Senin", "Selasa", "Rabu", "Kamis", "Jumat", "Sabtu");
$day = date("w"); //0-6 of day

echo "Sekarang adalah : <b>" . $arrDay[$day]."</b><br>";
echo "" . date("d/m/Y") . "<br>";
echo " " . date("H:i:s"); // untuk menampilkan jam
?>

kemudian buat file autoload.html isinya seperti berikut:

<html>
<head>
<style>
body {
background: url("bg.jpg") 30% center no-repeat;
}
#response {
margin: 250px auto;
width: 400px;
padding: 10px;
border: none;
background: rgba(0,0,0,0.5);
color: #fff;
font-size: 30px;
font-family: verdana;
}
</style>
<script src="jquery.js"></script>
<script>
var refreshId = setInterval(function(){
$('#response').load('jam.php');
}, 1000);
</script>
</head>
<body>
<div id="response">
</div>
</body>
</html>
pada kode html diatas saya menggunakan background gambar, gambarnya bisa kalian ubah sesuai gambar yang kalian miliki

kemudian karena AJAX nya menggunakan jquery silakan anda download file jquery terbaru di jquery.org kemudian file jquery yang telah anda download ganti namanya menjadi jquery.js dan pindahkan ke folder ajax tadi

setelah itu silkan di tes di browser dengan alamat http://localhost/ajax/autoload.html jika berhasil akan tampil seperti gambar diatas. Jika ingin mempercantik font jam nya bisa anda tambahkan google font. terimakasih semoga bermanfaat

Source Code Password Strength Checker

Hallo Selamat Pagi, kali ini admin akan berbagi source code password strength checker, fitur-fitur nya bisa mengecek kekuatan password, menampilkan pesan kekuatan password, menyarankan penggunaan huruf kapital atau spesial karakter untuk memperkuat password, bisa melihat password dalam bentuk text, source code ini saya dapat dari vasplus programming blog dan sekarang saya akan membagikanya daripada saya simpan sendiri siapa tau ada yang membutuhkan, ini dia tampilanya:


Untuk link downloadnya dibawah


Semoga bermanfaat

Membuat Fitur Pencarian di Android dengan data statis

1.



       Buat ListView untuk menampung datanya
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout
xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
   
xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto"
   
xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
   
android:layout_width="match_parent"
   
android:layout_height="match_parent"
   
android:orientation="vertical"
   
tools:context="com.example.asus.searchbar.MainActivity">

    <ListView
       
android:layout_width="match_parent"
       
android:layout_height="match_parent"
       
android:id="@+id/listViewCountry"
       
android:layout_weight="1">

    </ListView>

</LinearLayout>

2.       Untuk datanya kita akan menggunakan data statis yang disimpan di string. simpan file dibawah dengan nama string.xml di folder values
<resources>

    <string name="app_name">SearchBar</string>

    <string-array name="array_country">

        <item>Afganistan</item>

        <item>Australia</item>

        <item>Afrika Selatan</item>

        <item>Amerika</item>

        <item>Belanda</item>

        <item>Brazil</item>

        <item>Brunei Darussalam</item>

        <item>China</item>

        <item>Ceko</item>

        <item>Estonia</item>

        <item>Denmark</item>

        <item>Finlandia</item>

        <item>Francis</item>

        <item>Ghana</item>

        <item>Haiti</item>

        <item>Honduras</item>

        <item>Hongaria</item>

        <item>Italia</item>

        <item>India</item>

        <item>Iran</item>

        <item>Irak</item>

        <item>Israel</item>

        <item>Indonesia</item>

        <item>Inggris</item>

        <item>Jerman</item>

        <item>Jepang</item>

        <item>Kanada</item>

        <item>Korea Selatan</item>

        <item>Kabul</item>

        <item>Leshoto</item>

        <item>Latvia</item>

        <item>Luxseburg</item>

        <item>Madagaskar</item>

        <item>Malaysia</item>

        <item>Maldives</item>

        <item>Mesir</item>

        <item>Meksiko</item>

        <item>Nepal</item>

        <item>Norwegia</item>

        <item>Oman</item>

        <item>Paraguay</item>

        <item>Papua Nugini</item>

        <item>Peru</item>

        <item>Pilipina</item>

        <item>Portugal</item>

        <item>Qatar</item>

        <item>Rusia</item>

        <item>Swedia</item>

        <item>Swiss</item>

        <item>Saudi Arabia</item>

        <item>Selandia Baru</item>

        <item>Singapura</item>

        <item>Thailand</item>

        <item>Timor Leste</item>

        <item>Turkey</item>

        <item>Uruguay</item>

        <item>Uganda</item>

        <item>Vietnam</item>

        <item>Yaman</item>

    </string-array>

</resources>

3.       Buat Menu Pencariannya, caranya buat dulu android resource directory di folder res dengan nama menu. kemudian dalam folder menu buat file menu_search.xml dan isikan kode dibawah:
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<menu xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"

    xmlns:app="http://schemas.android.com/apk/res-auto">



    <item

        android:id="@+id/menuSearch"

        android:icon="@android:drawable/ic_menu_search"

        android:title="Search"

        app:actionViewClass="android.support.v7.widget.SearchView"

        app:showAsAction="always"></item>



</menu>

4.       Langkah terakhir untuk kode javanya silakan masukan kode dibawah :
package com.example.asus.searchbar;



import android.support.v7.app.AppCompatActivity;

import android.os.Bundle;

import android.support.v7.widget.SearchView;

import android.view.Menu;

import android.view.MenuInflater;

import android.view.MenuItem;

import android.widget.ArrayAdapter;

import android.widget.ListView;



import java.util.ArrayList;

import java.util.Arrays;



public class MainActivity extends AppCompatActivity {



    ArrayAdapter<String> adapter;

    @Override

    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {

        super.onCreate(savedInstanceState);

        setContentView(R.layout.activity_main);

        ListView lv = (ListView) findViewById(R.id.listViewCountry);

        ArrayList<String>  ArrayCountry = new ArrayList<>();

        ArrayCountry.addAll(Arrays.asList(getResources().getStringArray(R.array.array_country)));



        adapter = new ArrayAdapter<String>(

                MainActivity.this,

                android.R.layout.simple_list_item_1,

                ArrayCountry);

        lv.setAdapter(adapter);

    }



    @Override

    public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) {

        MenuInflater inflater = getMenuInflater();

        inflater.inflate(R.menu.menu_search, menu);

        MenuItem item = menu.findItem(R.id.menuSearch);

        SearchView searchView = (SearchView)item.getActionView();



        searchView.setOnQueryTextListener(new SearchView.OnQueryTextListener() {

            @Override

            public boolean onQueryTextSubmit(String query) {

                return false;

            }



            @Override

            public boolean onQueryTextChange(String newText) {

                adapter.getFilter().filter(newText);

                return false;

            }

        });



        return super.onCreateOptionsMenu(menu);

    }

}


Selanjutnya silakan jalankan aplikasi anda bila ada yang error bias ditanyakan pada kolom komentar dibawah