Membuat RESTful API CRUD sederhana dengan PHP

selamat siang kali ini kita akan membuat RESTful API CRUD sederhana dengan PHP

Apa itu API? 

API(Aplication Programming Interface) adalah sebuah web service yang berguna untuk menjembatani aplikasi dengan database, API tidak tergantung pada bahasa pemrograman tertentu, dengan API kita bisa berkomunikasi dengan aplikasi yang berbeda pemrogramanya, Misalnya Aplikasi A menggunakan bahasa PHP dan Aplikasi B menggunakan bahasa Java kita bisa mengakses informasi informasi aplikasi A untuk ditampilkan di aplikasi B dengan bantuan API, jadi kita tidak harus tau dulu database nya apa struktur table nya bagaimana tinggal menggunakan API yang sudah disediakan oleh developer pembuat API di Aplikasi itu. untuk menggunakan API kita harus melihat dulu dokumentasi dari si pembuat API nya, kita tidak bisa berkreatif membuat cara sendiri jadi misalnya untuk mengakses data apa saja yang dapat diakses bagaimana cara mengaksesnya, apakah bersifat publik atau harus menggunakan token semua tergantung si pembuat API nya jadi kita harus membaca dulu dokumentasinya. format yang dipakai biasanya berbentuk XML atau JSON tetapi yang paling sering kita temui berbentuk JSON (Javascript Object Notation). contoh API yang biasa dipakai untuk login adalah facebook misalnya pada situs stackoverflow kita bisa login lewat facebook atau google, API ini tidak tergantung pada satu bahasa pemrograman misalnya facebook menggunakan bahasa PHP dan stackoverflow menggunakan javascript bisa terhubung dan untuk databasenya stackoverflow tidak harus mempunyai database yang sama digunakan oleh facebook. metode yang biasa digunakan dalam API ini biasanya GET, POST, PUT, PATCH, DELETE dll

Jenis-Jenis API

API ada dua jenis yaitu SOAP dan REST tetapi yang paling populer adalah REST API

Softwre untuk membuat API 

untuk membuat API yang anda perlukan hanya text editor, browser, plugin JSON viewer untuk melihat tampilan JSON agar lebih mudah dibaca, POSTMAN untuk mengetest API nya

Buat dulu database nya seperti ini:

-- phpMyAdmin SQL Dump

-- version 4.5.1

-- http://www.phpmyadmin.net

--

-- Host: 127.0.0.1

-- Generation Time: 23 Okt 2018 pada 13.23

-- Versi Server: 10.1.16-MariaDB

-- PHP Version: 5.6.24



SET SQL_MODE = "NO_AUTO_VALUE_ON_ZERO";

SET time_zone = "+00:00";





/*!40101 SET @OLD_CHARACTER_SET_CLIENT=@@CHARACTER_SET_CLIENT */;

/*!40101 SET @OLD_CHARACTER_SET_RESULTS=@@CHARACTER_SET_RESULTS */;

/*!40101 SET @OLD_COLLATION_CONNECTION=@@COLLATION_CONNECTION */;

/*!40101 SET NAMES utf8mb4 */;



--

-- Database: `cruds`

--



-- --------------------------------------------------------



--

-- Struktur dari tabel `mahasiswa`

--



CREATE TABLE `mahasiswa` (

  `npm` varchar(10) NOT NULL,

  `nama` varchar(100) NOT NULL,

  `prodi` varchar(50) NOT NULL,

  `fakultas` varchar(50) NOT NULL

) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;



--

-- Dumping data untuk tabel `mahasiswa`

--



INSERT INTO `mahasiswa` (`npm`, `nama`, `prodi`, `fakultas`) VALUES

('000000', 'zero', 'zero prodi', 'zero fakultas'),

('1100001110', 'Dhani', 'Kedokteran', 'Dokter'),

('1111', 'iwan setiawan', 'teknik otomotif', 'teknik '),

('1201110012', 'Indra', 'Sistem Informasi', 'Teknik'),

('12346545', 'Ahmad Fauzila', 'kehutanan', 'ilmu kehutanan'),

('1500110001', 'Jhon', 'Teknik Informatika', 'Teknik'),

('2222', 'Dudi', 'Teknik sipil', 'teknik'),

('88888', 'Delapan Enam', 'Delapan 999', 'Densus 88');



--

-- Indexes for dumped tables

--



--

-- Indexes for table `mahasiswa`

--

ALTER TABLE `mahasiswa`

  ADD PRIMARY KEY (`npm`);



/*!40101 SET CHARACTER_SET_CLIENT=@OLD_CHARACTER_SET_CLIENT */;

/*!40101 SET CHARACTER_SET_RESULTS=@OLD_CHARACTER_SET_RESULTS */;

/*!40101 SET COLLATION_CONNECTION=@OLD_COLLATION_CONNECTION */;
?>


Langkah Pertama membuat koneksi ke database



define('HOSTNAME','localhost');

define('USERNAME','root');

define('PASSWORD','');

define('DB_NAME','cruds');



$koneksi = new mysqli(HOSTNAME, USERNAME, PASSWORD, DB_NAME) or die (mysqli_errno());



?>


selanjutnya kita akan membuat CREAT



include_once('connection.php');



$npm = addslashes(htmlentities($_POST['npm']));

$nama = addslashes(htmlentities($_POST['nama']));

$prodi = addslashes(htmlentities($_POST['prodi']));

$fakultas = addslashes(htmlentities($_POST['fakultas']));



$insert = "INSERT INTO mahasiswa(npm,nama,prodi,fakultas) VALUES ('$npm','$nama','$prodi','$fakultas')";



$exeinsert = mysqli_query($koneksi,$insert);



$response = array();



if($exeinsert)

{

  $response['code'] =1;

  $response['message'] = "Success! Data Inserted";

}else{

  $response['code'] =0;

  $response['message'] = "Failed! Data Not Inserted";

}



echo json_encode($response);

?>



untuk mengetest nya bisa menggunakan POSTMAN atau melalui browser tetapi kalau melalui browser agak ribet karena harus memasukan url yang panjang

Kemudian kita akan membuat VIEW yaitu API untuk menampilkan data dari program CRUD nya


include_once('connection.php');
$query = "SELECT * FROM mahasiswa";
$result = mysqli_query($koneksi,$query);
$array_data = array();
while($baris = mysqli_fetch_assoc($result))
{
  $array_data[]=$baris;
}

echo json_encode($array_data);
?>



selanjutnya untuk UPDATE seperti dibawah


require_once('connection.php');

$npm = addslashes(htmlentities($_POST['npm']));

$nama = addslashes(htmlentities($_POST['nama']));
$prodi = addslashes(htmlentities($_POST['prodi']));
$fakultas = addslashes(htmlentities($_POST['fakultas']));

$getdata = mysqli_query($koneksi,"SELECT * FROM mahasiswa WHERE npm='$npm'");
$rows = mysqli_num_rows($getdata);

$update = "UPDATE mahasiswa SET nama='$nama',prodi='$prodi',fakultas='$fakultas' WHERE npm='$npm'";
$exequery = mysqli_query($koneksi,$update);

$respose = array();

if($rows > 0)
{
  if($exequery)
  {
    $respose['code'] = 1;
    $respose['message'] = "Updated Success";
  }else{
    $respose['code'] = 0;
    $respose['message'] = "Updated Failed";
  }
}else{
  $respose['code'] = 0;
  $respose['message'] = "Updated Failed, Not data selected";
}
echo json_encode($respose);
?>


terakhir untuk DELETE seperti berikut:



include_once('connection.php');

$npm = addslashes(htmlentities($_POST['npm']));
$getdata = mysqli_query($koneksi,"SELECT * FROM mahasiswa WHERE npm = '$npm'");
$rows = mysqli_num_rows($getdata);

$delete = "DELETE FROM mahasiswa WHERE npm = '$npm'";
$exedelete = mysqli_query($koneksi,$delete);

$respose = array();
if($rows > 0)
{
  if ($exedelete) {
    $respose['code'] = 1;
    $respose['message'] = "Deleted Success";
  }else{
    $respose['code'] = 0;
    $respose['message'] = "Failed to Delete";
  }
}else{
  $respose['code'] = 0;
  $respose['message'] = "Failed to Delete, data Not Found";
}


echo json_encode($respose);
?>



selesai sudah sudah API CRUD nya Create Read Update Delete sudah lengkap

untuk menyembunyikan susunan file pada folder kita bisa menggunakan .htaccess isinya hanya seperti ini Options -Indexes karena kita tidak memiliki file index jadi file-file yang ada dalam folder kita akan ditampilkan semua kalau API nya sudah kita rilis atau diupload ke server akan sangat berbahaya karena hacker akan mudah melihat susunan file kita selain dengan htaccess kita juga bisa membuat file index yang isi nya access denied misalnya


0 komentar :

Cara Menampilkan Jam dengan PHP dan AJAX

Oktober 13, 2018 , , , 0 Comments

Menampilkan Jam di browser dengan PHP yang auto update setiap detik ditampilkan bisa dibuat dengan memanfaatkan AJAX (Assincronus Javascript and XML). Logikanya kita buat dulu kode PHP untuk menampilkan Jam dari komputer kita, kemudian kita buat file baru yang berisi AJAX auto update dengan waktu satu detik. Jadi Perogram AJAX akan me-load fungsi PHP yang bertugas menampilkan Jam dari komputer kita tiap satu detik sekali, Karena di load tiap satu detik sekali maka tiap kali Jam berganti detik akan ditampilkan.
Ok langsung kita praktekan pertama buat dulu folder ajax di htdoc jika kalian menggunakan xampp atau di folder www jika anda menggunakan wamp lalu buat file jam.php isinya seperti berikut :

<?php
header('Access-Control-Allow-Origin: *');
date_default_timezone_set("Asia/Jakarta");  // untuk mengubah zona waktu
$arrDay = array("Minggu", "Senin", "Selasa", "Rabu", "Kamis", "Jumat", "Sabtu");
$day = date("w"); //0-6 of day

echo "Sekarang adalah : <b>" . $arrDay[$day]."</b><br>";
echo "" . date("d/m/Y") . "<br>";
echo " " . date("H:i:s"); // untuk menampilkan jam
?>

kemudian buat file autoload.html isinya seperti berikut:

<html>
<head>
<style>
body {
background: url("bg.jpg") 30% center no-repeat;
}
#response {
margin: 250px auto;
width: 400px;
padding: 10px;
border: none;
background: rgba(0,0,0,0.5);
color: #fff;
font-size: 30px;
font-family: verdana;
}
</style>
<script src="jquery.js"></script>
<script>
var refreshId = setInterval(function(){
$('#response').load('jam.php');
}, 1000);
</script>
</head>
<body>
<div id="response">
</div>
</body>
</html>
pada kode html diatas saya menggunakan background gambar, gambarnya bisa kalian ubah sesuai gambar yang kalian miliki

kemudian karena AJAX nya menggunakan jquery silakan anda download file jquery terbaru di jquery.org kemudian file jquery yang telah anda download ganti namanya menjadi jquery.js dan pindahkan ke folder ajax tadi

setelah itu silkan di tes di browser dengan alamat http://localhost/ajax/autoload.html jika berhasil akan tampil seperti gambar diatas. Jika ingin mempercantik font jam nya bisa anda tambahkan google font. terimakasih semoga bermanfaat

0 komentar :